Minggu, 06 April 2014

JANGAN PADAM KAN ROH MU

Pengertian kata Roh di dalam kitab Tesalonika bukan hanya berbicara mengenai Roh kudus saja, tetapi Roh di dalam diri kita juga. Kata Roh dalam bahasa Yunani adalah Pneuma dan dalam bahasa Ibrani adalah Ru'ach yang artinya adalah manusia batiniah. Ketika kesadaran seseorang akan Roh Tuhan padam, kita akan berjalan menurut pikiran kita. Tetapi jika roh kita tidak padam, kita akan berjalan selaras dengan pikiranNya Tuhan. Tuhan berkata Roh manusia adalah pelita yang menyeliputi sampai dasar hati kita. Salah satu penyebab Roh kita padam adalah: Mengalami Masalah yang Bertubi – tubi. Masalah terus datang sehingga kita menjadi lemah dan tidak bisa berdoa lagi. Terkadang kita tidak menyadari bahwa Tuhan mendatangkan masalah yang bertubi – tubi agar kita semakin mendekat dan berharap kepada Tuhan Yesus. Karena Masa Lalu Akar kepahitan yang dimiliki di masa lalu tidak dihilangkan. Saat kita teringat kembali akan masa lalu tersebut membuat kita marah dan kecewa sehingga akan berpengaruh kepada api Roh kita. Rahasia untuk melupakan masa lalu adalah jangan diingat lagi yang terdahulu, kita hidup di masa sekarang bukan masa lalu. Tidak Mempunyai Lingkungan yang Menolong Karena tidak mempunyai sahabat yang mendukung dan menolong hidup kita. Oleh karena itu komunitas sangat penting agar bisa menopang kita di saat kita lemah. Mendapat Perlakuan yang Tidak Disukai Roh kita bisa padam saat kita mendapat perlakuan yang menyakitkan hati kita. Perdalam rasa mengasihi kita karena kasih menutupi segala sesuatu. Salah Mengerti dengan Tuhan Kita mudah kecewa karena tidak melihat dari sisi pandang Tuhan sehingga mengakibatkan kita kecewa dengan Tuhan. Sesekali coba kita siapkan waktu untuk merenungkan apa maksud dari yang Tuhan perbuat dalam hidup kita. Akan terjadi beberapa hal apabila Roh kita padam, yaitu : Menjadi Cepat Menyerah Saat roh kita padam kita tidak lagi mempunyai kekuatan, tidak bisa lagi mendengar firman. Walaupun kita adalah orang Kristen yang rajin gereja, tetapi Roh kita lemah. Tetapi apabila Roh kita menyala kita akan menyentuh sorga, mendapatkan kekuatan baru sehingga firman Tuhan bisa tertanam di dalam hati kita. Menjadi orang Kristen jiwani Akibat Roh yang padam maka kita akan menjadi orang Kristen jiwani, yang peka bukan terhadap Roh tapi terhadap ucapan manusia. Roh sudah tidak memiliki kekuatan, sehingga jiwa kita yang menjadi dominan dan kita menjadi orang yang lebih cepat tersinggung, tersakiti, dan rasio kita lebih berjalan daripada iman kita kepada Tuhan. Selalu hidup dalam Pergumulan Hidup di dalam pergumulan yang tidak ada habisnya karena Roh kita sudah tidak lagi di dalam Tuhan dan kita lebih mengandalkan kekuatan diri kita sendiri daripada kekuatan Tuhan. Bosan ke Gereja Tidak dapat merasakan hadirat Tuhan di gereja karena menjadi mati rasa di dalam Roh. Bagaimana supaya Roh kita tidak padam? Segera Cari Tuhan ( Taw 20 :1-3) & (2 Sam 21:1) Berdoa Bersama Keluarga (2 Taw 20:13) Mengembangkan hidup yang mengucap syukur Marilah kita memiliki Roh yang menyala – nyala dan janganlah padamkan Roh. Karena Roh mempengaruhi seluruh aspek dalam kehidupan kita. Bersama – sama mari kita praktekkan beberapa hal di atas agar kita bisa memiliki Roh yang senantiasa menyala sehingga kita semakin berkenan di hadapan Tuhan.Amiiinnnn.. "TUHAN YESUS MEMBERKATI"